Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Menurut Kitab Riyāḍuṣ Ṣāliḥīn Karya Imam An-Nawawi
Ahad, 12 Juli 2026
Alhamdulillāh, segala puji hanya milik Allah Subḥānahu wa Ta'ālā. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, serta seluruh umat beliau hingga akhir zaman.
Pada hari Ahad, 12 Juli 2026, Masjid Jami Al-Hidayah kembali mengadakan Kajian Rutin Ahad Pagi yang diikuti oleh jamaah dari lingkungan sekitar. Kajian kali ini membahas tema yang sangat dekat dengan kehidupan setiap muslim, yaitu "Berbakti kepada Kedua Orang Tua (بِرُّ الْوَالِدَيْنِ)" dengan merujuk kepada kitab رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين karya ulama besar Ahlus Sunnah, Al-Imām Abū Zakariyyā Yaḥyā bin Syaraf An-Nawawī رحمه الله.
Bab Kajian
Materi diambil dari bab:
باب بر الوالدين وصلة الأرحام
(Bab Berbakti kepada Kedua Orang Tua dan Menyambung Silaturahmi)
Pada bab ini, Imam An-Nawawi menghimpun ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis-hadis shahih yang menjelaskan besarnya kedudukan kedua orang tua serta kewajiban seorang muslim untuk menghormati, menaati, dan berbuat baik kepada keduanya selama bukan dalam perkara maksiat.
Perlu diketahui bahwa nomor halaman kitab berbeda-beda pada setiap cetakan (Darul Minhaj, Dar Ibn Katsir, Darus Salam, Muassasah Ar-Risalah, dan lainnya), sehingga rujukan yang lebih tepat adalah berdasarkan nama bab, bukan nomor halamannya.
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya telah mencapai usia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali engkau mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah', jangan membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."
(QS. Al-Isrā' : 23)
Ayat ini menunjukkan bahwa setelah perintah mentauhidkan Allah, Allah langsung memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Hal ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan ayah dan ibu dalam Islam.
Hadis Rasulullah ﷺ
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
"Aku bertanya kepada Nabi ﷺ, 'Amalan apakah yang paling dicintai Allah?' Beliau menjawab, 'Shalat pada waktunya.' Aku bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?' Beliau menjawab, 'Berbakti kepada kedua orang tua.' Aku bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?' Beliau menjawab, 'Berjihad di jalan Allah.'"
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menjadi bukti bahwa berbakti kepada orang tua termasuk amal yang paling dicintai Allah, bahkan disebutkan sebelum jihad fi sabilillah.
Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua
Dalam kajian dijelaskan beberapa keutamaan berbakti kepada orang tua, di antaranya:
Menjadi sebab datangnya ridha Allah.
Membuka pintu rezeki dan keberkahan hidup.
Memanjangkan umur yang penuh keberkahan.
Menjadi sebab dikabulkannya doa.
Mendapatkan balasan surga bagi orang yang menjaga kedua orang tuanya dengan ikhlas.
Menjadi amal yang lebih utama daripada banyak ibadah sunnah apabila kedua orang tua membutuhkan pelayanan anaknya.
Bentuk-Bentuk Birrul Wālidayn
Imam An-Nawawi melalui kumpulan hadis-hadis dalam bab ini mengajarkan bahwa berbakti kepada orang tua bukan hanya dengan harta, tetapi juga melalui akhlak yang mulia.
Di antaranya:
Berbicara dengan suara yang lembut.
Tidak membantah dengan kasar.
Segera memenuhi kebutuhan mereka.
Mendahulukan kepentingan mereka selama tidak bertentangan dengan syariat.
Memohonkan ampun kepada Allah untuk keduanya.
Menjaga nama baik keluarga.
Menyambung silaturahmi kepada kerabat, sahabat, dan orang-orang yang dicintai kedua orang tua setelah mereka wafat.
Bersedekah dan berdoa atas nama kedua orang tua.
Pelajaran yang Dapat Diambil
Dari kajian ini, jamaah mendapatkan beberapa pelajaran penting:
Tauhid dan berbakti kepada orang tua merupakan dua perkara yang selalu disebutkan beriringan dalam Al-Qur'an.
Jangan pernah merasa cukup membalas jasa orang tua, karena pengorbanan mereka tidak akan mampu dibalas sepenuhnya oleh seorang anak.
Selama kedua orang tua masih hidup, manfaatkan kesempatan untuk melayani, menyayangi, dan membahagiakan mereka.
Apabila kedua orang tua telah wafat, maka pintu bakti tetap terbuka melalui doa, sedekah, silaturahmi kepada kerabat mereka, serta menjaga nama baik keluarga.
Anak yang saleh adalah investasi terbaik bagi orang tua karena doa anak saleh akan terus mengalir sebagai amal yang tidak terputus.
Penutup
Kajian Ahad pagi ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan seorang muslim tidak hanya diukur dari banyaknya ibadah pribadi, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan kedua orang tuanya dengan penuh kasih sayang, hormat, dan keikhlasan.
Semoga Allah Subḥānahu wa Ta'ālā menjadikan kita semua termasuk hamba-hamba yang mampu berbakti kepada ayah dan ibu, memuliakan mereka selama hidupnya, mendoakan mereka setelah wafatnya, serta mengumpulkan kita bersama kedua orang tua di dalam surga-Nya.
اللهم اغفر لوالدينا وارحمهما كما ربيانا صغارا، واجزهما عنا خير الجزاء، واجعلنا من البارين بهما. آمين يا رب العالمين.
"Ya Allah, ampunilah kedua orang tua kami, rahmatilah mereka sebagaimana mereka telah mendidik kami ketika kecil. Berikanlah kepada mereka balasan yang terbaik atas segala pengorbanannya, dan jadikanlah kami termasuk anak-anak yang berbakti kepada keduanya. Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn."
Belajar Tahsin Al-Qur'an dengan Xournal++: Aplikasi Gratis Terbaik untuk Mengajar Menggunakan LCD Proyektor
Dalam proses mengajar Tahsin Al-Qur'an, seorang guru memerlukan media yang dapat menampilkan ayat Al-Qur'an dengan jelas sehingga seluruh peserta dapat mengikuti pembelajaran secara bersama-sama. Salah satu aplikasi yang sangat direkomendasikan adalah Xournal++.
Apa Itu Xournal++?
Xournal++ adalah aplikasi gratis yang dapat digunakan di komputer atau laptop untuk membuka dan menampilkan file PDF, JPG, maupun PNG. Aplikasi ini sangat cocok digunakan sebagai media pembelajaran, terutama ketika laptop dihubungkan ke LCD Proyektor atau monitor berukuran besar, sehingga tampilan dapat dilihat dengan jelas oleh guru maupun seluruh siswa.
Kelebihan Xournal++ untuk Mengajar Tahsin
Berikut beberapa keunggulan Xournal++ yang sangat membantu dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur'an:
✅ Menampilkan file PDF, JPG, dan PNG dengan kualitas yang baik.
✅ Dapat digunakan sebagai media presentasi menggunakan LCD Proyektor.
✅ Pointer mouse dapat diubah menjadi ikon tangan yang lebih besar sehingga mudah digunakan untuk menunjuk huruf, harakat, tanda waqaf, maupun hukum tajwid.
✅ Memiliki fitur stabilo (highlighter) untuk memberi penekanan pada bacaan penting.
✅ Tersedia alat pena, pensil, garis, kotak, lingkaran, dan berbagai bentuk anotasi lainnya.
✅ Guru dapat menulis langsung di atas file PDF tanpa mengubah file aslinya.
✅ Sangat ringan dijalankan dan mudah dipelajari, bahkan bagi pengguna pemula.
✅ Gratis (Open Source) tanpa biaya lisensi.
Sangat Membantu Pembelajaran Tahsin
Dengan menggunakan Xournal++, guru dapat menjelaskan makhraj huruf, hukum tajwid, panjang pendek bacaan (mad), maupun kesalahan bacaan secara langsung pada layar proyektor. Peserta didik pun menjadi lebih mudah memahami materi karena dapat melihat penjelasan secara visual dan interaktif.
Metode ini sangat efektif digunakan di:
TPQ
Rumah Tahfidz
Madrasah
DKM Masjid
Kajian Al-Qur'an
Kelas Tahsin Dewasa maupun Anak-anak
Cara Mengunduh Xournal++
Xournal++ tersedia untuk berbagai sistem operasi, yaitu:
Pilih installer yang sesuai dengan sistem operasi komputer Anda, kemudian lakukan proses instalasi seperti aplikasi pada umumnya.
Penutup
Apabila Anda mengajar Tahsin Al-Qur'an menggunakan laptop dan LCD Proyektor, Xournal++ merupakan salah satu aplikasi yang sangat layak dicoba. Selain gratis, aplikasi ini memiliki fitur anotasi yang lengkap sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu para guru Al-Qur'an dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Tahsin.
Pada hari ini, Sabtu, 04 Juli 2026 Bada Isya sampai selesai. dilaksanakan Santunan Yatim Tingkat RW 03 Bedahan bertempat di Masjid Jami Al-Hidayah Bedahan Sawangan Depok
Acara dihadiri oleh Panitia Lebaran Yatim, Ketua DKM dan jajaran pengurusnya, Ketua RW, Ketua RT se RW 03 Bedahan, Para Tokoh Masyarakat, Jamaah Masjid al-hidayah, Tokoh agama dan Remaja Karisma serta Yatim se RW 03 Bedahan
Jumlah yatim seluruhnya dengan Rincian sebagai berikut: